Panduan Izin Edar Pangan UMKM 2026: SPP-IRT, BPOM MD & ML
Cara memilih jalur izin edar pangan UMKM: SPP-IRT gratis untuk produk rumahan, BPOM MD untuk skala industri, BPOM ML untuk impor. Alur Perka BPOM 4/2024 + 23/2023, tarif, SLA, transisi naik kelas, sanksi.
Tinjau terakhir 5 Juni 2026
Peta panduan 16 modul · klik untuk buka
Peta panduan
Pilar ini terdiri dari 16 panduan turunan. Ikuti urutan, atau lompat ke modul yang relevan.
- Pilar Panduan Pendirian PT, PT Perorangan & CV di Indonesia 2026
- 01 Modul 1 Cara Memilih KBLI yang Tepat & Tingkat Risiko Usaha (KBLI 2025 OSS RBA)
- 02 Modul 2 PT Perorangan vs CV vs PT: Pilih Badan Usaha & Kapan Naik Kelas
- 03 Modul 3 Modal Dasar, Domisili & Virtual Office: Aturan Alamat & Modal Usaha
- 04 Modul 4 Cara Menerbitkan NIB di OSS RBA 2026: KKPR, Lingkungan & Tingkat Risiko
- 05 Modul 5 Panduan PP 28/2025 OSS RBA: Perubahan KKPR, Lingkungan & Pengawasan 2026
- 06 Modul 6 Panduan KKPR Mendalam 2026: KKKPR vs PKKPR & Peran RDTR di OSS
- 07 Modul 7 Panduan Persetujuan Lingkungan UMKM 2026: SPPL, UKL-UPL & AMDAL via OSS
- 08 Modul 8 Panduan PB UMKU 2026: Izin Penunjang Operasional & Komersial UMKM
- 09 Modul 9 Panduan Sertifikat Halal UMK 2026: Self-Declare SEHATI via SIHALAL
- 10 Modul 10 Panduan Izin Edar Pangan UMKM 2026: SPP-IRT, BPOM MD & ML
- 11 Modul 11 Izin Edar Kosmetik, Obat Tradisional & Alkes BPOM 2026 untuk UMKM
- 12 Modul 12 Panduan SNI & Sertifikasi Wajib Produk UMKM 2026: SPPT-SNI & Bina UMK
- 13 Modul 13 Panduan Pendaftaran Merek Dagang DJKI 2026: Tarif UMK, Alur & Sengketa
- 14 Modul 14 Panduan Hak Cipta & Paten Sederhana UMKM 2026: Logo, Software & Invensi
- 15 Modul 15 Panduan PT PMA untuk WNA 2026: Modal Rp 2,5 M, ITAS Investor & LKPM
- 16 Modul 16 Multi-KBLI & Multi-Lokasi UMKM 2026: 1 NIB Banyak Cabang, NITKU & Coretax
Salah satu masalah paling sering bikin pelaku UMKM kuliner kemasan salah jalan: bingung memilih antara SPP-IRTSPP-IRT — Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan IRTIzin edar pangan olahan kemasan rumahan untuk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Diterbitkan Bupati/Walikota via DPMPTSP atas rekomendasi Dinkes Kab/Kota, terintegrasi OSS RBA. Dasar: Perka BPOM 4/2024 (mencabut Perka BPOM 22/2018) — kepanjangan berubah dari 'Sertifikat Produksi' ke 'Sertifikat Pemenuhan Komitmen'. Gratis, masa berlaku 5 tahun. Cakupan 15 kategori pangan tahan simpan ≥ 7 hari; wajib sertifikat PKP., BPOM MDBPOM MD — Izin Edar Pangan Olahan Dalam negeri (BPOM RI MD)Izin edar pangan olahan produksi domestik yang tidak masuk cakupan SPP-IRT — termasuk susu olahan, AMDK, makanan bayi, pangan dengan klaim gizi/kesehatan, pangan steril komersial. Diterbitkan BPOM Pusat via e-Registration. Dasar: Perka BPOM 23/2023 (mengganti Perka BPOM 27/2017). Empat kategori risiko (MR/MT/T-notifikasi/T-penilaian) dengan SLA 1/5/15/30 HK. Tarif Rp 200 rb–3 jt per item; UMK diskon 50%., atau BPOM MLBPOM ML — Izin Edar Pangan Olahan Luar negeri (BPOM RI ML)Izin edar pangan olahan impor kemasan eceran di Indonesia. Didaftarkan oleh importir resmi (NIB + API). Persyaratan tambahan vs MD: Letter of Appointment (LoA) dilegalisasi konsulat, Certificate of Free Sale (CFS), GMP produsen luar, COA per batch, sertifikat halal LHLN MRA bila relevan, label berbahasa Indonesia. Dasar: Perka BPOM 23/2023.. Hampir semua panduan online masih merujuk Perka BPOM 22/2018 sebagai dasar — padahal sejak 16 Februari 2024 peraturan tersebut sudah dicabut oleh Perka BPOM 4/2024, dengan perubahan substansial: kepanjangan SPP-IRT, mekanisme pemenuhan komitmen, dan integrasi penuh ke OSS RBA. Untuk BPOM MD, SLA “30/60/100 hari” yang banyak beredar pun sudah tidak berlaku — diganti Perka BPOM 23/2023 dengan kategori risiko MR/MT/T.
Panduan ini memetakan tiga jalur izin edar pangan dengan data terkini, plus strategi praktis untuk UMKM yang ingin mulai dari SPP-IRT lalu naik kelas ke BPOM MD saat skala bertumbuh.
Peta perjalanan
Dasar hukum & kerangka 2026
8 menit baca
Hierarki regulasi izin edar pangan di Indonesia melibatkan 4 lapisan, beberapa di antaranya mengalami perubahan signifikan di 2023–2025.
Hierarki regulasi yang berlaku per 2026
| Regulasi | Subjek | Status |
|---|---|---|
| UU 18/2012 Pangan | Payung izin edar pangan; Pasal 91 ayat (1), Pasal 142 sanksi pidana | Berlaku, sebagian diubah oleh UU 6/2023 |
| PP 86/2019 Keamanan Pangan | Sanksi administratif, standar mutu pangan | Berlaku |
| PP 28/2025 | Payung OSS RBA termasuk subsektor pangan olahan | Berlaku — pengganti PP 5/2021 |
| Perka BPOM 4/2024 | Pedoman SPP-IRT — MENCABUT Perka BPOM 22/2018 | Berlaku sejak 16 Feb 2024 |
| Perka BPOM 23/2023 | Registrasi Pangan Olahan (BPOM MD/ML) — pengganti Perka BPOM 27/2017 | Berlaku |
| Perka BPOM 27/2025 | Standar kegiatan usaha & produk subsektor obat dan makanan dalam PBBR | Berlaku — pelaksana Pasal 5 ayat 7 PP 28/2025 |
| PP 32/2017 | Tarif PNBP BPOM, termasuk diskon UMK 50% | Berlaku |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Tiga perubahan terbaru yang sering luput dari panduan online
Tiga jalur, tiga otoritas
SPP-IRT
IRT rumahan domestik
- Untuk: pangan olahan kemasan IRT, 15 kategori
- Penerbit: Bupati/Walikota via DPMPTSP
- Rekomendasi: Dinas Kesehatan Kab/Kota
- Biaya: GRATIS (tidak ada PNBP)
- Masa berlaku: 5 tahun
- Format: P-IRT No. (15 digit)
BPOM MD
Industri domestik
- Untuk: pangan domestik di luar cakupan SPP-IRT
- Penerbit: BPOM Pusat (Dir. Registrasi Pangan Olahan)
- Via sistem: e-Registration (ereg-rba.pom.go.id)
- Biaya: PNBP Rp 200 rb–3 jt per item (UMK diskon 50%)
- Masa berlaku: 5 tahun
- Format: BPOM RI MD XXXXXXXXXXXXXXX (15 digit)
BPOM ML
Pangan impor
- Untuk: pangan olahan impor kemasan eceran
- Penerbit: BPOM Pusat
- Yang daftar: importir resmi (NIB + API)
- Persyaratan: LoA, COA, CFS, GMP dari produsen LN
- Masa berlaku: 5 tahun
- Format: BPOM RI ML XXXXXXXXXXXXXXX (15 digit)
SPP-IRT pasca Perka 4/2024
10 menit baca
Definisi formal terkini
SPP-IRT sekarang berdiri untuk “Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga” — perubahan dari versi 2018 yang berbunyi “Sertifikat Produksi Pangan IRT”. Pergeseran ini mengikuti pendekatan Sertifikat Standar berbasis komitmen di OSS RBA, di mana legalitas terbit setelah pelaku usaha menyatakan sanggup memenuhi komitmen standar, dengan verifikasi pasca-terbit oleh otoritas pembina.
Tiga aktor yang sering tertukar
| Aktor | Peran | Catatan |
|---|---|---|
| Bupati/Walikota via DPMPTSP | Penerbit formal SPP-IRT | Yang muncul di SK SPP-IRT |
| Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota | Rekomendasi teknis: pelatihan PKP + audit sarana produksi | PJ teknis kesehatan pangan rumah tangga |
| BPOM (Pusat & Balai POM provinsi) | Pengawas standar nasional + pembina | Bukan penerbit SPP-IRT langsung; BPOM mengelola sistem sppirt.pom.go.id |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Pemahaman ini penting: kalau Anda butuh klarifikasi teknis (pelatihan PKP, audit sarana), Anda berurusan dengan Dinkes Kab/Kota. Kalau butuh status formal SK SPP-IRT, DPMPTSP. BPOM hanya mengelola sistem online dan pengawasan post-market.
Syarat pelaku usaha
Sertifikat PKP
PKP (Penyuluhan Keamanan Pangan) adalah pelatihan wajib bagi penanggung jawab IRTP. Diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab/Kota sebagai PJ teknis, bekerja sama dengan BPOM/Balai POM setempat. Format:
Daftar di Dinkes Kab/Kota
Cek jadwal pelatihan PKP di Dinkes setempat. Biasanya digelar berkala (bulanan/triwulanan), gratis dari Dinkes.
Ikuti materi: keamanan pangan, higiene, label
Materi mencakup: prinsip Higiene Sanitasi, bahan tambahan pangan, kemasan & pelabelan, peraturan dasar. Durasi tipikal 1–2 hari.
Pre-test & post-test
Peserta lulus passing grade post-test mendapat Sertifikat PKP yang menjadi dokumen utama pengajuan SPP-IRT.
15 kategori produk SPP-IRT
8 menit baca
Banyak sumber online menyebut “18 jenis produk SPP-IRT”. Per Lampiran Perka BPOM 4/2024, daftar resmi mengenal 15 kategori dengan kode 01–15.
Lima belas kategori jenis pangan SPP-IRT
| Kode | Jenis pangan | Contoh |
|---|---|---|
| 01 | Hasil olahan daging kering | Dendeng sapi, abon daging |
| 02 | Hasil olahan ikan kering | Ikan asin, abon ikan, kerupuk ikan |
| 03 | Hasil olahan unggas kering | Abon ayam, dendeng ayam |
| 04 | Hasil olahan sayur | Sayur asin/sayur kering, manisan sayur |
| 05 | Hasil olahan kelapa | Minyak kelapa, gula merah, kerupuk kelapa |
| 06 | Tepung dan hasil olahnya | Tepung beras, tepung ubi, mie kering |
| 07 | Minyak dan lemak | Minyak goreng curah, minyak nabati |
| 08 | Selai, jeli, dan sejenisnya | Selai buah, jeli, marmalade |
| 09 | Gula, kembang gula, madu | Gula semut, permen, madu kemasan |
| 10 | Kopi, teh, coklat kering | Kopi bubuk, teh celup, coklat bubuk |
| 11 | Bumbu | Bumbu kering, bumbu instan, kecap |
| 12 | Rempah-rempah | Kayu manis, cengkeh, kunyit kering |
| 13 | Minuman ringan, minuman serbuk | Minuman sachet, sirup, jamu kering |
| 14 | Hasil olahan buah | Manisan buah, buah kering, dodol |
| 15 | Hasil olahan biji-bijian, kacang, umbi | Keripik singkong, kacang goreng, sereal |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Produk yang TIDAK BISA SPP-IRT
Tiga “abu-abu” yang sering bikin pelaku usaha bingung
Sambal botol
BISA SPP-IRT
- Masuk kategori 11 (Bumbu)
- Asal: bukan steril komersial, tanpa klaim kesehatan
- Tahan simpan ≥ 7 hari pada suhu ruang
- Pakai pengawet pangan yang diizinkan IRT
Yogurt rumahan
TIDAK BISA SPP-IRT — wajib MD
- Masuk kategori susu & olahannya (dilarang IRT)
- Membutuhkan rantai dingin
- Risiko bakteri patogen tinggi
- Wajib BPOM MD walau skala UMK
Kerupuk udang
BISA SPP-IRT
- Masuk kategori 02 (Hasil olahan ikan/seafood kering)
- Tahan simpan lama pada suhu ruang
- Tidak ada klaim kesehatan
- Skala IRT rumahan umum
Alur SPP-IRT via OSS
10 menit baca
SPP-IRT terintegrasi penuh ke OSS RBA sejak 2021–2022, diperkuat PP 28/2025. Alur lengkap dari pendaftaran NIB sampai SPP-IRT terbit.
Tujuh langkah alur SPP-IRT
Daftar NIB di OSS RBA (oss.go.id)
Pilih skala usaha (mikro/kecil), KBLI yang sesuai produksi pangan (banyak KBLI sektor industri pangan tersedia). NIB terbit otomatis untuk UMK risiko rendah.
Ajukan PB UMKU 'SPP-IRT' via OSS
Di menu PB UMKU, pilih “SPP-IRT”. Sistem meneruskan permohonan ke sistem sppirt.pom.go.id (e-SPP-IRT) yang dikelola BPOM.
Lengkapi komitmen wajib
Tiga dokumen utama: (1) Sertifikat PKP (Penyuluhan Keamanan Pangan); (2) Rancangan label kemasan sesuai standar pelabelan pangan; (3) Denah & foto sarana produksi (dapur/lokasi produksi).
Verifikasi Dinkes Kab/Kota
Petugas Dinkes Kabupaten/Kota datang ke lokasi produksi untuk pemeriksaan sarana — higiene, sanitasi, alur produksi, penyimpanan bahan baku. Hasil: rekomendasi lulus / belum lulus.
Rekomendasi Dinkes ke DPMPTSP
Bila lulus pemeriksaan, Dinkes menerbitkan rekomendasi yang menjadi dasar penerbitan SK SPP-IRT oleh DPMPTSP Kabupaten/Kota.
Penerbitan SK SPP-IRT
DPMPTSP menerbitkan SK SPP-IRT atas nama Bupati/Walikota. Nomor P-IRT 15 digit otomatis ter-generate oleh sistem.
Cantumkan P-IRT di kemasan + edarkan produk
Label kemasan wajib mencantumkan nomor P-IRT yang diberikan, sesuai standar pelabelan. Produk legal beredar.
Format nomor P-IRT 15 digit
| Posisi | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Digit 1 | Jenis kemasan | 2 = plastik |
| Digit 2–3 | Kode jenis pangan (01–15) | 13 = minuman serbuk |
| Digit 4–5 | Kode provinsi | 32 = Jawa Barat |
| Digit 6–7 | Kode kabupaten/kota | 76 = Kota Bogor |
| Digit 8–9 | Nomor urut produk | 01 = produk pertama |
| Digit 10–13 | Nomor urut IRTP di kab/kota | 0245 |
| Digit 14–15 | Tahun terakhir masa berlaku | 31 = 2031 |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Biaya, SLA, dan masa berlaku
Gratis
Biaya
14–30 HK
SLA praktik
5 tahun
Masa berlaku
SLA bervariasi tergantung kapasitas Dinkes setempat — terutama jadwal pelatihan PKP (kalau belum punya sertifikat) dan jadwal audit sarana. Mulai 1–2 bulan sebelum target peluncuran produk.
BPOM MD: 4 kategori risiko
12 menit baca
Untuk produk yang tidak masuk SPP-IRT, jalur registrasi via BPOM MD diatur Perka BPOM 23/2023 dengan pendekatan kategori risiko — mirip struktur tingkat risiko di OSS RBA.
Empat kategori risiko BPOM MD
| Risiko | Bentuk izin | SLA evaluasi | Contoh produk |
|---|---|---|---|
| Menengah Rendah (MR) | Sertifikat Pemenuhan Komitmen | 1 HK | Pangan umum tanpa klaim, kemasan & label standar |
| Menengah Tinggi (MT) | Sertifikat Persetujuan | 5 HK | Pangan dengan SNI wajib (AMDK, garam beryodium) |
| Tinggi (T) — notifikasi PMR/SNI sukarela | Izin Edar | 15 HK | Produsen dengan piagam PMR / SNI sukarela |
| Tinggi (T) — penilaian | Izin Edar | 30 HK | Pangan berklaim, MP-ASI, iradiasi, rekayasa genetik, BTP kompleks, steril komersial |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Dokumen wajib BPOM MD
Tarif PNBP dengan diskon UMK 50%
| Kategori | Tarif normal per item | Tarif UMK (diskon 50%) |
|---|---|---|
| Pangan umum (kategori MR) | Rp 200.000 – 500.000 | Rp 100.000 – 250.000 |
| Pangan dengan SNI wajib (MT) | Rp 500.000 – 1.500.000 | Rp 250.000 – 750.000 |
| Pangan berklaim (T-notifikasi) | Rp 1.000.000 – 2.000.000 | Rp 500.000 – 1.000.000 |
| Pangan kompleks (T-penilaian) | Rp 2.000.000 – 3.000.000 | Rp 1.000.000 – 1.500.000 |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Alur 8 langkah BPOM MD
Daftar akun produsen di e-Registration BPOM
Buka ereg-rba.pom.go.id (atau e-reg.pom.go.id). Daftar dengan NIB dan data perusahaan. Akun produsen aktif untuk seterusnya.
Persiapan CPPOB / PMR
Bila belum memiliki sertifikat CPPOB, ajukan ke BPOM via audit sarana produksi. Atau ikuti program PMR (Program Manajemen Risiko) sebagai alternatif.
Persiapan dokumen produk
Formula, proses produksi, rancangan label, spesifikasi bahan baku. Pakai konsultan bila tim internal belum berpengalaman.
Uji laboratorium di lab terakreditasi KAN
Kirim sampel ke lab KAN. Parameter umum: mikrobiologi + kimia + logam berat + gizi (untuk label). Waktu uji: 7–21 hari kerja.
Submit di e-Registration BPOM
Upload semua dokumen + hasil uji. Sistem menentukan kategori risiko berdasarkan jenis produk + bahan + klaim.
Bayar PNBP
Tagihan PNBP sesuai kategori risiko. UMK otomatis diskon 50%.
Evaluasi BPOM
BPOM evaluasi dokumen sesuai SLA (1/5/15/30 HK). Bila ada kekurangan, ada pemberitahuan pembaruan dokumen.
Penerbitan nomor BPOM RI MD
Sertifikat & nomor BPOM RI MD 15 digit diterbitkan. Label wajib cantumkan nomor sebelum produk diedarkan.
BPOM ML untuk produk impor
8 menit baca
Untuk pelaku usaha yang ingin mengimpor pangan olahan kemasan eceran, jalur registrasinya BPOM ML (Makanan Luar negeri). Berbeda signifikan dari MD karena melibatkan otoritas negara asal.
Yang menanggung registrasi: importir resmi
Persyaratan dokumen tambahan vs MD
| Dokumen | Penjelasan | Otoritas |
|---|---|---|
| Letter of Appointment (LoA) | Surat penunjukan importir oleh produsen LN, dilegalisasi notaris + konsulat/KBRI | Produsen + KBRI/konsulat negara asal |
| Certificate of Free Sale (CFS) | Menyatakan produk legal & beredar di negara asal | Otoritas pangan negara asal |
| GMP / HACCP / ISO 22000 | Sertifikat mutu produsen di negara asal | Lembaga sertifikasi internasional |
| Certificate of Analysis (COA) | Per batch produk: uji mikrobiologi, kimia, logam berat | Lab terakreditasi internasional |
| Sertifikat halal LHLN | Bila produk halal-applicable, dari LHLN yang sudah MRA dengan BPJPH | LHLN (JAKIM, MUIS, CICOT, IFANCA, dll.) |
| Label berbahasa Indonesia | Wajib — boleh dwibahasa | Importir menyiapkan |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Tarif & catatan
- Tarif PNBP umumnya lebih tinggi dari MD karena kategori risiko lebih tinggi. Rentang konkret per produk perlu cek lampiran PP 32/2017.
- Tidak ada diskon UMK 50% untuk ML karena importir umumnya bukan pelaku UMK.
- Masa berlaku 5 tahun, dapat diperpanjang via registrasi ulang.
- Format nomor: BPOM RI ML XXXXXXXXXXXXXXX (15 digit).
Transisi SPP-IRT → BPOM MD
8 menit baca
Banyak UMKM kuliner kemasan memulai dengan SPP-IRT, lalu tumbuh dan butuh transisi ke BPOM MD. Berikut lima sinyal yang menandai waktunya naik kelas.
Lima sinyal harus pindah ke BPOM MD
Periode transisi tipikal
3–6 bulan
Persiapan dokumen MD
1–30 HK
Evaluasi BPOM
4–9 bulan
Total realistis
Strategi paralel: tetap pakai SPP-IRT sambil ajukan MD
Pendekatan yang paling realistis untuk UMKM tumbuh:
Tetap aktifkan SPP-IRT existing
Selama SPP-IRT masih berlaku dan produk masih jualan di channel lama, tidak perlu dicabut. Tetap legal untuk produk kategori SPP-IRT.
Mulai ajukan MD untuk produk yang naik kelas
Untuk produk yang sudah perlu MD (klaim baru, skala industri, target retail modern), ajukan registrasi BPOM MD paralel. Bisa untuk produk spesifik, tidak harus semua.
Pertahankan dual track sampai stabil
Pada masa transisi, beberapa SKU bisa pakai P-IRT (untuk retail lokal) dan beberapa pakai MD (untuk retail modern/ekspor). Tidak ada larangan mengelola dua track.
Pertimbangkan migrasi penuh ke MD bila skala industri
Saat sudah 80%+ produksi di skala industri penuh dan lokasi sudah non-rumahan, lebih efisien migrasi penuh ke MD. P-IRT dilepas saat tidak relevan lagi.
Sanksi & strategi praktis
8 menit baca
Sanksi pidana Pasal 142 UU 18/2012
≤ 2 tahun
Penjara
≤ Rp 4 M
Denda
Pasal 142
Dasar
Ketentuan pidana ini menyasar setiap orang yang dengan sengaja memperdagangkan pangan olahan dalam bentuk kemasan eceran tanpa izin edar sebagaimana Pasal 91 ayat (1). Sanksi cukup berat dan diperkuat oleh UU 6/2023 (Cipta Kerja) yang mengubah sebagian ketentuan UU 18/2012.
Sanksi administratif (PP 86/2019)
| Jenjang | Sanksi | Praktik tipikal |
|---|---|---|
| 1 | Peringatan tertulis | Pelanggaran pertama / minor |
| 2 | Penghentian sementara kegiatan | Pelanggaran tidak ditindak setelah peringatan |
| 3 | Penarikan pangan dari peredaran | Produk wajib ditarik dari pasar dalam waktu tertentu |
| 4 | Penghentian distribusi/produksi | Larangan total operasi |
| 5 | Pencabutan izin | SPP-IRT/MD/ML dicabut permanen |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Penegakan BPOM di lapangan
BPOM dan Balai POM provinsi rutin menjalankan operasi pengawasan:
- Pre-market: validasi pendaftaran, audit sarana
- Post-market: razia pasar tradisional/modern, online marketplace, distribusi
- Penyitaan & publikasi: pengumuman publik penyitaan di pom.go.id
- Rujukan pidana: ke Polri/Kejaksaan untuk kasus berat
Jualan online pun terdeteksi — BPOM punya tim digital surveillance yang memantau marketplace dan media sosial. Beberapa kasus penyitaan frozen food dan produk pangan kemasan tanpa MD di marketplace sudah dipublikasikan di pom.go.id.
Strategi praktis untuk UMKM
Range biaya konsultan (indikatif pasar)
| Layanan | Range biaya | Catatan |
|---|---|---|
| Konsultan SPP-IRT | Rp 0 – 1,5 jt | Mayoritas pelaku usaha DIY (gratis + dibantu Dinkes) |
| Konsultan BPOM MD basic | Rp 2 – 5 jt per produk | Hanya bantuan registrasi, dokumen disiapkan sendiri |
| Konsultan BPOM MD lengkap | Rp 10 – 20 jt per produk | Termasuk formula, label, uji lab, koordinasi audit |
| Uji laboratorium per sampel | Rp 1,5 – 5 jt | Tergantung parameter (mikro + kimia + logam + gizi) |
| Pelatihan PKP swasta | Rp 300 rb – 1,5 jt | Alternatif kalau jadwal Dinkes lama; Dinkes umumnya gratis |
Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya
Penutup
Untuk mayoritas UMKM kuliner kemasan rumahan, SPP-IRT adalah jalur yang tepat — gratis, terintegrasi OSS RBA, masa berlaku 5 tahun. Yang penting: pakai data terkini (Perka BPOM 4/2024, bukan 22/2018), ikuti pelatihan PKP gratis dari Dinkes, dan siapkan dokumen komitmen yang lengkap sebelum audit sarana.
Saat skala bertumbuh ke produk yang tidak lagi masuk kategori SPP-IRT, atau ingin masuk ritel modern nasional, BPOM MD jadi langkah berikutnya — dengan diskon UMK 50% sebagai pelancar. Untuk produk impor, jalurnya BPOM ML lewat importir resmi.
Yang tidak boleh: mengedarkan pangan kemasan eceran tanpa izin edar sama sekali. Sanksi pidana Rp 4 miliar bukan candaan. Untuk konteks sertifikat halal yang berjalan paralel, lihat Panduan Sertifikat Halal UMK SEHATI. Untuk PB UMKU lain yang sering dibutuhkan UMK F&B (SLHS), lihat Panduan PB UMKU. Konteks pilar perizinan secara keseluruhan di Panduan Pendirian PT, PT Perorangan & CV.
Pertanyaan yang sering muncul
Saya UMKM kuliner kemasan — pilih SPP-IRT atau BPOM MD?
Apakah benar Perka BPOM 22/2018 sudah tidak berlaku?
Berapa biaya BPOM MD untuk UMKM?
SPP-IRT sama dengan SLHS atau berbeda?
Apakah saya bisa pakai 1 SPP-IRT untuk banyak produk?
Berapa SLA pengurusan BPOM MD per 2026?
Apa sanksi kalau saya jualan pangan kemasan tanpa izin edar?
Panduan lain dari Perizinan
Multi-KBLI & Multi-Lokasi UMKM 2026: 1 NIB Banyak Cabang, NITKU & Coretax
Aturan multi-KBLI dalam 1 NIB, KBLI 46 vs 47 wajib pisah, KKPR per koordinat (1 perusahaan 50 lokasi = 50 KKPR), NPWP cabang dihapus diganti NITKU pasca PMK 136/2023 + Coretax.
Panduan Hak Cipta & Paten Sederhana UMKM 2026: Logo, Software & Invensi
Mencatatkan logo, software & konten via e-Hak Cipta DJKI (Rp 200rb flat). Plus Paten Sederhana per UU 65/2024 untuk invensi UMKM: tarif UMK Rp 200rb, proses 6 bulan, masa berlaku 10 tahun.
Panduan Pendaftaran Merek Dagang DJKI 2026: Tarif UMK, Alur & Sengketa
Cara daftar merek dagang di DJKI untuk UMKM: tarif UMK Rp 500 rb/kelas (PP 45/2024), alur e-Filing, SLA 6 bulan, kasus IKEA & Geprek Bensu, plus non-use 5 tahun pasca MK 144/2023.