Lewati ke konten
Dhuha .id

Cari panduan

Tekan Esc untuk tutup · ↑↓ navigasi

Modal Dasar, Domisili & Virtual Office: Aturan Alamat & Modal Usaha

Aturan modal dasar PT pasca-UU Cipta Kerja, status domisili usaha setelah SKDU dihapus, dan legalitas virtual office termasuk syaratnya untuk PKP — agar alamat dan modal usaha ditetapkan tepat sejak awal.


6 modul 2.3rb kata 12 menit baca

Tinjau terakhir 29 Mei 2026

Peta panduan 4 modul · klik untuk buka

Dua keputusan teknis sering disepelekan saat mendirikan usaha, padahal keduanya berdampak panjang: berapa modal yang dicantumkan, dan di alamat mana usaha berdomisili. Salah menetapkan modal bisa membatasi ruang gerak atau memberi kesan yang tidak sesuai; salah memilih alamat bisa membuat izin tertahan di kesesuaian ruang atau pengukuhan pajak ditolak.

Panduan ini membereskan keduanya: aturan modal PT setelah UU Cipta Kerja, status domisili usaha kini setelah SKDU dihapus, dan kapan Virtual OfficeVirtual Office — Kantor VirtualLayanan alamat kantor bersama beserta fasilitas pendukung tanpa ruang fisik khusus, dipakai sebagai domisili usaha. Legalitasnya di DKI Jakarta diatur SE Kepala BPTSP DKI Jakarta 6/2016 dengan syarat lokasi berada di zona komersial. Cocok untuk usaha jasa/online; terbatas untuk usaha yang butuh operasi fisik atau pengukuhan PKP tertentu. masuk akal — termasuk syaratnya bila usaha ingin menjadi PKPPKP — Pengusaha Kena PajakStatus pengusaha yang wajib memungut, menyetor, dan melaporkan PPN. Wajib bagi yang omzet > Rp 4,8 miliar/tahun; bisa juga sukarela di bawah threshold itu.. Ini turunan dari Panduan Pendirian PT, PT Perorangan & CV, melengkapi pembahasan bentuk badan usaha dan pemilihan KBLI.

Peta perjalanan

Rp0

Batas minimum modal dasar PT kini

25%

Modal dasar wajib ditempatkan & disetor

60 hari

Tenggat bukti setor ke Kemenkumham

2019

SKDU & SITU dihapus (SE Mendagri 503)


01 Modul 1 dari 6

Tiga lapis modal PT

20 menit

Modal PT bukan satu angka tunggal, melainkan tiga lapis yang sering tertukar: Modal DasarModal Dasar — Modal Dasar PerseroanTotal nilai saham yang boleh diterbitkan PT sesuai anggaran dasar (authorized capital). Sejak UU Cipta Kerja tidak ada batas minimum — ditentukan pendiri — tetapi minimal 25% wajib ditempatkan dan disetor penuh dengan bukti sah. Berbeda dari modal ditempatkan (saham yang diambil pendiri) dan modal disetor (yang benar-benar dibayarkan)., modal ditempatkan, dan modal disetor. Memahami ketiganya mencegah salah cantum di akta dan salah hitung kewajiban setor.

Tiga lapis modal dalam pendirian PT
Lapis Arti Aturan kunci
Modal dasar Total nilai saham yang boleh diterbitkan (authorized) Tidak ada minimum sejak UU Cipta Kerja
Modal ditempatkan Bagian saham yang diambil/dipesan pendiri Minimal 25% dari modal dasar
Modal disetor Yang benar-benar dibayarkan ke perseroan Disetor penuh atas modal ditempatkan, dengan bukti sah

Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya

Sejak UU Cipta Kerja, batas lama “modal dasar minimal Rp50 juta” sudah tidak berlaku — besarnya kini ditentukan kesepakatan pendiri. Namun kelonggaran ini tidak menghapus kewajiban inti: minimal 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetor penuh, dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.

Contoh konkretnya: bila modal dasar ditetapkan Rp100 juta, minimal Rp25 juta harus ditempatkan dan disetor penuh ke perseroan di awal, lengkap dengan buktinya. Angka modal dasar bebas — bisa Rp50 juta, Rp500 juta, atau lebih — tetapi setiap kenaikan modal dasar otomatis menaikkan nilai 25% yang wajib disetor. Karena itu menetapkan modal dasar yang proporsional itu penting: angka besar memang terlihat meyakinkan, namun konsekuensi setornya nyata dan harus benar-benar tersedia di kas perseroan.

Untuk PT PeroranganPT Perorangan — Perseroan Terbatas PeroranganBadan usaha berbentuk PT dengan pendiri tunggal, modal dasar tidak ditentukan minimum, kriteria UMK (Pasal 6 PP 8/2021). Cocok untuk usaha kecil yang ingin status legal PT tanpa biaya tinggi., logikanya serupa: modal dasar ditentukan pendiri tunggal, dengan kewajiban setor 25% dan bukti yang sah. Sementara CVCV — Commanditaire Vennootschap (Persekutuan Komanditer)Badan usaha yang bukan badan hukum, didirikan minimal dua orang WNI di hadapan notaris dan didaftarkan lewat AHU. Terdiri atas sekutu aktif (komplementer) yang menjalankan usaha dengan tanggung jawab sampai harta pribadi, dan sekutu pasif (komanditer) yang hanya menyetor modal. Diatur dalam KUHD dan Permenkumham 17/2018. tidak mengenal ketentuan modal minimum, dan besarannya bahkan boleh tidak dicantumkan di akta. Perbedaan ini ikut menjelaskan kenapa pendirian CV terasa lebih ringan di sisi modal, sementara PT menuntut kedisiplinan setoran sejak awal.


02 Modul 2 dari 6

Modal dasar vs modal usaha: jangan tertukar

15 menit

Satu kekeliruan yang sering terjadi: menyamakan modal dasar (angka di anggaran dasar PT) dengan modal usaha yang dipakai mengukur skala UMK. Keduanya beda konsep dan beda fungsi, meski sama-sama menyebut “modal”.

Modal dasar (korporasi) vs modal usaha (kriteria UMK)
Aspek Modal dasar Modal usaha (UMK)
Sumber aturan UU PT jo. UU Cipta Kerja PP 7/2021
Fungsi Nilai saham yang boleh diterbitkan Mengukur skala usaha (mikro/kecil/menengah)
Termasuk tanah & bangunan? Tidak relevan Tidak — dikecualikan
Batas usaha kecil Tidak ada batas Sampai Rp5 miliar

Geser tabel ke samping untuk melihat selengkapnya

Kriteria modal usaha menurut PP 7/2021 — di luar tanah dan bangunan tempat usaha — adalah: usaha mikro sampai Rp1 miliar, usaha kecil di atas Rp1 sampai Rp5 miliar, dan usaha menengah di atas Rp5 sampai Rp10 miliar. Ukuran inilah yang menentukan apakah sebuah usaha masih tergolong UMK, misalnya untuk syarat PT Perorangan — bukan angka modal dasar di akta.

Sebagai ilustrasi, sebuah PT Perorangan boleh saja mencantumkan modal dasar Rp1 miliar di anggaran dasarnya, namun yang menentukan apakah ia masih memenuhi kriteria UMK adalah modal usaha dan omzet nyatanya — bukan angka modal dasar tersebut. Salah membaca hubungan ini berakibat dua arah: sebagian pelaku usaha mengira sudah keluar dari kategori UMK padahal belum, sementara sebagian lain merasa aman padahal skala usahanya sudah melampaui batas dan semestinya naik kelas.


03 Modul 3 dari 6

Domisili usaha setelah SKDU dihapus

30 menit

Dulu, mengurus Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) adalah langkah wajib yang memakan waktu di kelurahan. Kini langkah itu sudah tidak ada.

Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) tidak lagi diterbitkan pemerintah daerah. Domisili usaha cukup dibuktikan melalui NIB yang memuat alamat perusahaan.

SE Mendagri 503/2019

Sejak Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 503 Tahun 2019, SKDU dan SITU dihapus sebagai syarat. Fungsi pembuktian alamat berpindah ke NIBNIB — Nomor Induk BerusahaIdentitas tunggal pelaku usaha yang diterbitkan OSS. Berlaku juga sebagai TDP, API, dan akses kepabeanan. Wajib bagi semua badan usaha dan pelaku UMKM yang ingin formalisasi.: begitu NIB terbit lewat OSS RBAOSS RBA — Online Single Submission Risk Based ApproachSistem perizinan berusaha terpadu berbasis tingkat risiko (rendah, menengah-rendah, menengah-tinggi, tinggi) yang dikelola Kementerian Investasi/BKPM. Pengurusan NIB dan izin sektoral dilakukan lewat oss.go.id., alamat usaha sudah tercantum di dalamnya dan diakui resmi. Tidak ada lagi surat domisili terpisah yang perlu diurus.

Yang tetap penting adalah kesesuaian alamat dengan zonasi. Alamat usaha dicocokkan dengan rencana tata ruang saat KKPRKKPR — Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan RuangKonfirmasi/persetujuan bahwa lokasi dan kegiatan usaha sesuai rencana tata ruang, menggantikan Izin Lokasi. Dua bentuk: KKKPR (Konfirmasi, terbit otomatis bila lokasi berada di RDTR yang sudah terintegrasi OSS) dan PKKPR (Persetujuan, bila perlu penilaian). Mencakup ruang darat, laut, dan kawasan hutan. — sebuah alamat di zona permukiman bisa bermasalah untuk KBLI yang menuntut lokasi komersial. Inilah sebabnya pemilihan alamat tidak bisa lepas dari jenis kegiatan usaha.

Alamat usaha juga menentukan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) mana usaha terdaftar dan ke mana surat resmi dikirim. Karena itu, alamat yang dipakai di NIB sebaiknya konsisten dengan alamat di NPWPNPWP — Nomor Pokok Wajib PajakIdentitas wajib pajak orang pribadi/badan. Sejak 2024, NPWP orang pribadi WNI diintegrasikan dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan). dan dokumen lain. Ketidaksesuaian alamat antar-dokumen kerap memicu pertanyaan administratif di kemudian hari, terutama saat berurusan dengan perpajakan atau saat data usaha diverifikasi.


04 Modul 4 dari 6

Menilai kelayakan virtual office

30 menit

Virtual office menawarkan alamat usaha di lokasi komersial — sering kali bergengsi — beserta layanan resepsionis dan penanganan surat, tanpa biaya sewa ruang fisik penuh. Untuk usaha jasa, konsultan, atau bisnis online, ini hemat dan praktis. Tetapi virtual office punya batasan yang harus dipahami sebelum dipilih.

Legalitasnya jelas di banyak daerah. Di DKI Jakarta, penggunaan virtual office sebagai domisili diatur lewat SE Kepala BPTSP DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2016, dengan syarat lokasi virtual office berada di zona perkantoran atau perdagangan sesuai rencana detail tata ruang — bukan di zona permukiman.

Syarat utama penggunaan virtual office (mengacu SE BPTSP DKI 6/2016)
Syarat Keterangan
Lokasi di zona komersial Bukan permukiman; sesuai RDTR/zonasi
Tidak mengubah fungsi hunian jadi kantor Penyedia VO harus berizin sebagai bangunan komersial
Tidak ada operasi fisik mengganggu Tanpa produksi otomatis, polusi, atau gangguan ketertiban
Identitas pengurus Minimal satu direktur/pemilik ber-KTP daerah terkait
Masa berlaku ikut kontrak Umumnya maksimal 1 tahun, dapat diperpanjang

Selain alamat, penyedia virtual office umumnya menyertakan penanganan surat masuk, nomor telepon kantor, resepsionis, dan akses ruang rapat sesuai paket. Daya tariknya jelas bagi usaha tahap awal: tampil profesional di lokasi strategis tanpa menanggung sewa gedung penuh. Justru karena tidak ada ruang operasional, virtual office hanya cocok bila kegiatan usaha memang dapat berjalan tanpa kehadiran fisik di alamat itu — misalnya konsultan, agensi kreatif, atau penjual daring yang stoknya tidak disimpan di sana. Begitu usaha butuh menyimpan barang, menerima pelanggan, atau menjalankan produksi, virtual office tidak lagi memadai.

Tiga opsi alamat usaha

Virtual office

Jasa/online, skala kecil

  • Alamat komersial bergengsi, biaya rendah
  • Tanpa ruang fisik operasional
  • Terbatas untuk usaha yang butuh gudang/pabrik
  • Ada syarat tambahan bila ingin jadi PKP

Kantor/ruang fisik sewa

Butuh operasi di tempat

  • Bisa untuk operasi, stok, tim
  • Memenuhi syarat lokasi sektor fisik
  • Biaya sewa & operasional lebih tinggi
  • Wajib sesuai zonasi komersial

Alamat rumah/milik sendiri

Mikro, dampak minimal

  • Tanpa biaya alamat tambahan
  • Bergantung pada zonasi permukiman
  • Berisiko di KKPR untuk KBLI komersial
  • Cocok untuk jasa/online kecil

05 Modul 5 dari 6

Virtual office untuk PKP: syarat & batasannya

20 menit

Di sinilah banyak pelaku usaha tersandung. Memakai virtual office sebagai domisili adalah satu hal; menjadikannya alamat untuk pengukuhan PKPPKP — Pengusaha Kena PajakStatus pengusaha yang wajib memungut, menyetor, dan melaporkan PPN. Wajib bagi yang omzet > Rp 4,8 miliar/tahun; bisa juga sukarela di bawah threshold itu. adalah hal lain dengan syarat lebih ketat dari Direktorat Jenderal Pajak.

Aturan intinya: badan usaha boleh memakai virtual office untuk PKP bila tempat kedudukannya memang di virtual office itu, kegiatan usaha utamanya berupa jasa yang secara operasional bisa dijalankan dari sana, dan usaha hanya memiliki satu tempat kegiatan. Kontrak virtual office harus berlaku minimal satu tahun sejak permohonan PKP, dan virtual office tidak boleh dipakai semata sebagai alamat korespondensi.

Logika di balik pengetatan ini lugas: PPNPPN — Pajak Pertambahan NilaiPajak atas konsumsi barang/jasa di dalam negeri, tarif umum 11% (akan naik bertahap). Pengusaha Kena Pajak (PKP) wajib pungut, setor, dan lapor PPN bulanan via SPT Masa. melekat pada kegiatan usaha nyata, sehingga otoritas pajak ingin memastikan alamat PKP benar-benar mencerminkan tempat usaha berjalan, bukan sekadar papan nama. Bagi usaha jasa yang memang dapat beroperasi dari mana saja, virtual office wajar dan biasanya lolos. Bagi usaha yang menyimpan stok atau memproduksi barang, yang relevan adalah alamat fisik tempat barang itu berada — dan di situlah pengukuhan PKP semestinya dilakukan.

Kapan virtual office memenuhi / tidak memenuhi syarat PKP
Kondisi usaha Status untuk PKP via VO
Usaha jasa, operasional bisa dari VO, satu lokasi Umumnya memenuhi syarat
Punya gudang/bengkel/kantor lain PKP dikukuhkan di lokasi itu, bukan VO
KBLI manufaktur/konstruksi/distribusi fisik Umumnya tidak memenuhi syarat
VO hanya untuk korespondensi Tidak memenuhi syarat

Implikasi pajak ini berkaitan erat dengan ambang menjadi PKP dan kewajiban PPN. Pembahasan kapan wajib dikukuhkan sebagai PKP dan konsekuensinya ada di Panduan Pembukuan & Pajak UMKM.


06 Modul 6 dari 6

Memilih alamat & menetapkan modal

30 menit

Dua keputusan ini sebaiknya diambil bersama, karena saling memengaruhi kredibilitas dan kelancaran izin usaha. Beberapa prinsip praktis membantu menutup panduan ini.

01

Tetapkan modal dasar sesuai rencana nyata

Pilih angka yang mencerminkan kebutuhan dan ambisi usaha, lalu siapkan setoran 25%-nya beserta bukti. Hindari angka simbolis yang terlalu kecil atau besar tanpa dasar.

02

Cek zonasi alamat sebelum berkomitmen

Pastikan peruntukan ruang alamat cocok dengan KBLI yang akan didaftarkan, agar tidak tertahan di KKPR.

03

Cocokkan jenis alamat dengan jenis usaha

Usaha jasa/online kecil bisa memakai virtual office atau alamat rumah (bila zonasi mengizinkan); usaha dengan operasi fisik butuh ruang yang sesuai.

04

Antisipasi kebutuhan PKP sejak awal

Bila usaha akan menjadi PKP dan bergerak di sektor fisik, siapkan alamat operasional nyata, bukan sekadar virtual office.


Kesalahan umum soal modal & domisili

  • Mengira modal PT wajib Rp50 juta. Batas itu sudah dihapus; yang wajib adalah setor 25% dari modal dasar yang ditetapkan.
  • Lupa menyetor & melaporkan bukti dalam 60 hari. Tenggat ini menyangkut keabsahan pemenuhan modal.
  • Menyamakan modal dasar dengan modal usaha UMK. Keduanya beda konsep; kriteria UMK memakai modal usaha di luar tanah & bangunan.
  • Masih mencari-cari SKDU. Surat itu sudah dihapus sejak 2019; domisili dibuktikan lewat NIB.
  • Memakai virtual office untuk usaha yang butuh gudang/pabrik. Tidak cocok untuk operasi fisik, dan bermasalah saat pengukuhan PKP.
  • Mengabaikan zonasi alamat rumah. Alamat permukiman bisa gugur di KKPR untuk KBLI komersial.

Checklist modal & domisili


Penutup

Modal dan domisili adalah dua fondasi yang menentukan kelancaran izin dan kredibilitas usaha sejak hari pertama. Aturan modal kini lebih longgar — tanpa minimum modal dasar — tetapi tetap menuntut setoran 25% yang terbukti dan tepat waktu. Domisili pun lebih sederhana setelah SKDU dihapus, dengan catatan zonasi yang harus dipatuhi. Virtual office membuka opsi hemat untuk usaha jasa, sepanjang batasannya — terutama soal PKP dan operasi fisik — dipahami sejak awal.

Untuk struktur kepemilikan atau kasus alamat yang rumit, berkonsultasi dengan notaris atau konsultan perizinan dapat menghindarkan salah langkah. Setelah modal dan alamat mantap, lanjutkan ke memilih KBLI dan menerbitkan NIB di OSS RBA. Konteks pendirian menyeluruh ada di Panduan Pendirian PT, PT Perorangan & CV, dan topik lain di kategori Perizinan.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa modal minimum untuk mendirikan PT sekarang?
Tidak ada batas minimum modal dasar sejak UU Cipta Kerja — besarnya ditentukan kesepakatan pendiri. Anggapan 'wajib Rp50 juta' sudah tidak berlaku. Yang tetap wajib: minimal 25% dari modal dasar ditempatkan dan disetor penuh, dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah dan disampaikan elektronik ke Kemenkumham dalam 60 hari sejak akta pendirian.
Apa beda modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor?
Modal dasar adalah total nilai saham yang boleh diterbitkan menurut anggaran dasar. Modal ditempatkan adalah bagian yang diambil (dipesan) oleh pendiri. Modal disetor adalah yang benar-benar dibayarkan ke perseroan. Aturannya: modal ditempatkan dan disetor minimal 25% dari modal dasar.
Apakah masih perlu mengurus SKDU untuk usaha?
Tidak. Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) sudah dihapus lewat SE Mendagri 503/2019 dan tidak lagi diterbitkan pemerintah daerah. Domisili usaha kini dibuktikan melalui NIB yang memuat alamat perusahaan, sehingga tidak ada lagi surat domisili terpisah yang perlu diurus.
Apakah PT boleh memakai virtual office sebagai alamat?
Boleh, dan legal sebagai domisili — di DKI Jakarta diatur lewat SE Kepala BPTSP 6/2016 dengan syarat lokasi berada di zona komersial, bukan permukiman. Namun virtual office tidak cocok untuk kegiatan yang membutuhkan operasi fisik di alamat itu (gudang, pabrik, bengkel), karena alamatnya memang bukan tempat operasional.
Bisakah usaha ber-virtual office dikukuhkan sebagai PKP?
Bisa, tetapi dengan syarat ketat dari DJP. Badan usaha boleh memakai virtual office untuk PKP bila tempat kedudukannya di virtual office itu, kegiatan usaha utamanya berupa jasa yang bisa dijalankan dari sana, dan hanya punya satu tempat kegiatan usaha. Bila ada lokasi lain seperti gudang, pengukuhan PKP dilakukan di lokasi itu, bukan di virtual office. Kontrak virtual office minimal satu tahun dan survei fisik KPP tetap dapat dilakukan.
Bolehkah pakai alamat rumah sebagai domisili usaha?
Tergantung zonasi dan jenis kegiatan. Alamat rumah di zona permukiman bisa bermasalah saat KKPR untuk KBLI yang menuntut lokasi komersial atau berdampak lingkungan. Untuk usaha jasa atau online berskala kecil dengan dampak minimal, alamat rumah kadang masih memungkinkan, tetapi periksa peruntukan ruang lokasi sebelum menjadikannya domisili resmi.

Panduan lain dari Perizinan